Β
"Tidak menutup kemungkinan untuk diproduksi massal. Tapi kan mobil ini harus kita sempurnakan terlebih dahulu. Kalau untuk kita yang produksi sangat tidak mungkin. Oleh karenanya harus ada perusahaan pembuat mobil yang mengambil alih," kata Prof Ir Soebagijo MSEE PhD salah satu dosen pembimbing ketika dihubungi, Senin (23/11/2009).
Menurutnya, untuk dua hingga tiga tahun kedepan, mobil listrik EV-ITS sangat tidak mungkin diproduksi massal. Soalnya saat ini tidak mungkin digunakan di jalan, selain hanya dapat menampung dua penumpang juga karena banyaknya baterai basah (accu) yang berjumlah 40.
Mobil listrik EV-ITS ini dikembangkan oleh 5 mahasiswa Fakultas Teknik Elekto ITS. Kelima mahasiswa yang tergabung dalam tim laboratorium konversi energi jutusan Teknik Elektro yakni Bambang SK, Dedied CH, Era Purwanto, Arman Jaya, dan Purwadi AD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(bdh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?