Test Drive Daihatsu Xenia

Test Drive Daihatsu Xenia

- detikOto
Jumat, 20 Nov 2009 11:12 WIB
Test Drive Daihatsu Xenia
Jakarta - Apa yang kurang dari Daihatsu Xenia? Sebagai sebuah mobil keluarga, Xenia seakan
memiliki semua kriteria yang didambakan konsumen. Harga terjangkau, muat banyak,
irit dan terakhir semakin nyaman dengan transmisi otomatis.

Itulah kesan yang didapat setelah seharian penuh diajak menyusur padatnya lalu lintas Jakarta bersama Xenia, sehingga pengemudi lumayan bisa sejenak melupakan fungsi kaki kirinya.

Tampak luar, tidak ada yang berubah dari MPV kepunyaan Daihatsu ini. Tapi, sedikit sentuhan di dalam kabin, dengan indikator digital pada odometernya, serta wood panel, membuat Xenia terasa lebih mewah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum lagi, kami bisa meminimalisir kemacetan dengan memilih jalur yang kira-kira tidak macet dengan GPS yang sudah menjadi standar mobil keluarga kepunyaan Daihatsu ini.

Pandangan mata beralih, dan inilah yang penting! Tuas transmisi otomatisnya mengundang rasa penasaran untuk segera dioperasikan. Maka langsung saja bergerak menuju barisan dan siap berangkat.

Dari markas besar Daihatsu di kawasan Sunter, rombongan digiring menuju Kelapa
Gading untuk mencicipi Soto Kudus sebagai santapan pembuka pagi, setelah sebelumnya Xenia pun diberi sarapan bensin Premium sampai full!

Menyusur kawasan padat merayap, Xenia matic yang dibekali mesin sama 1.300 cc
VVTi, yang ternyata memiliki akselarasi stop and go yang tidak membuat pengemudinya cepat lelah.

Putaran bawah Xenia matik tidak kedodoran meskipun harus dibandingkan versi
manualnya. Bahkan lebih lembut, namun tenaga dirasa tetap mengisi pada tiap-tiap
injakan pedal gas saat berakselarasi.

Dari Kelapa Gading, Blitz Megaplex Grand Indonesia sudah menanti dengan tontonan
film kontroversial, 2012! Mengambil jalur tol, inilah saatnya mengetahui performa Xenia 1.3 Xi A/T.

Di jalan bebas hambatan ini, baru terasa kalau Xenia memang bagus di putaran bawah, karena ketika sedikit diajak berakselarasi secara spontan, transmisi matiknya kurang optimal mengikuti mau si pengemudi.

Harap maklum, mengingat kapasitas mesin MPV Daihatsu ini hanya 1.300 cc. Selain itu, Xenia pun diposisikan sebagai mobil keluarga perkotaan, dengan transmisi otomatis yang cocok buat menghadapi kemacetan, bukan untuk kebut-kebutan.

Semua aktifitas berakhir, ternyata Xenia masih menyisakan satu kejutan lain. Setelah berputar-putar Jakarta dengan kondisi macet stop and go, Xenia transmisi otomatis ini hanya meminum bensin 1 liter lebih boros dibanding versi manualnya.

Hasil yang tercatat, dengan jarak tempuh 55,6 km, Xenia matik hanya meminum bensin sebanyak 5,3 liter. Berarti 1 liter bensin bisa untuk jarak 10,4 km. Sementara catatan versi manualnya, Xenia sanggup menempuh jarak 11 km untuk 1 liter bensin.

Perubahan konsumsi BBM tersebut dirasa wajar, karena dengan menggunakan transmisi otomatis, final gear ratio harus diperbesar agar akselarasi tidak kedodoran. Dari yang semula sebesar 5.125, menjadi 5.571. Sama seperti Avanza.

Sehingga, keluarga anda memang layak untuk diajak jalan-jalan dengan MPV
Daihatsu yang bisa ditebus dengan kocek yang terjangkau, yaitu mulai Rp 139,7
juta On The Road Jakarta. (bgj/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads