Karena Blue Bird sendiri sudah memiliki taksi premium Silver Bird E-Class yang beberapa bulan lalu resmi diluncurkan.
Presiden Direktur PT Blue Bird Grup Purnomo Prawiro mengatakan kalau taksi premium ini lebih menyiratkan unsur kenyamanan yang diinginkan kalangan eksekutif yang berada di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langsung saja yuk kita merasakannya. Ketika melihat postur tubuh taski Premium Silver Bird
Toyota Vellfire 2.400 cc tergolong sama dengan Toyota Vellfire 2.400 cc lainnya yang memiliki sliding door pada kedua sisinya, terlihat warna hitam dengan logo Silver Bird diatas, samping dan belakang. Jadi jangan salah kalau itu taksi.
Ketika membuka pintu, argo menunjukan Rp 9.000. Sama seperti sedan Silver Bird E-Class. Selanjutnya, setiap kelipatan 100 meter argo akan bertambah sebesar Rp 550. Untuk 1 km, tarifnya Rp 5.500. "Dan untuk menunggu Rp 60 ribu untuk satu jamnya," ujar sang sopir.
Siang itu, detikOto duduk dibelakang pak sopir. Meski belum dilapisi kulit tetapi kenyamanan dan kemewahan sudah diusung oleh taksi premium satu itu. Terlebih kabin begitu senyap. Taksi pun meluncur ke arah cafe di Jalan Warung Buncit dengan 2 rekan jurnalis lainnya.
Di sisi entertaiment, taksi premium satu itu sudah tersemat audio dengan kualitas suara terbaik. Ditambah LCD 2 buah pada headrest yang menghadap kebelakang.
Namun sayangnya LCD tersebut hanya untuk video. "Akan kita tambahkan saluran
televisi lokal," ujar Kepala Humas PT BBG, Teguh Wijayanto.
Pada bagian captain seat, mobil tersebut terdapat duah buah sendaran kaki yang
bisa diatur sesuai keinginan begitu juga dengan bangkunya. Pada posisi handrest
bangku depan dan tengah juga dapat diatur sesuai keinganan.
Tidak hanya itu, taksi premium itu juga dibekali 2 sunroof pada sisi depan dan
tengah yang dioperasikan dengan sistim otomatis.
Dengan segitu banyaknya fasilitas yang diberikan, mobil tersebut juga cocok untuk digunakan seharian. Apalagi taksi premium itu juga dilengkapi dengan charger multi fungsi yang bisa digunakan merek handphone apapun. Dan lebih dari itu pembayaran juga dapat digunakan dengan kartu kredit serta debet. Jadi fleksibel kan?
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas