GM Batal Lepas Opel ke Magna

GM Batal Lepas Opel ke Magna

- detikOto
Rabu, 04 Nov 2009 13:00 WIB
GM Batal Lepas Opel ke Magna
Detroit - General Motors membuat langkah mengejutkan soal kelangsungan salah satu mereknya Opel. General Motor (GM) tiba-tiba membatalkan rencana penjualan Opel ke calon pembeli Opel yakni Magna.

GM berbalik arah dan memilih untuk merestrukturisasi Opel sendiri. Keputusan ini tentu saja mengejutkan banyak pihak. Bahkan pemerintah Jerman yang selama ini membantu calon pembeli Opel, Magna, untuk melobi GM sempat kecewa berat dan bahkan meminta GM untuk membayarkan kembali uang pinjaman dari bank-bank Jerman sebesar 1,5 miliar euro atau sekitar US$ 2,2 miliar.

"Pemerintah menyesalkan keputusan General Motors untuk merestrukturisasi Opel sendiri dan menyimpannya dalam grup mereka," ujar juru bicara pemerintah Jerman, Ulrich Wilhelm seperti detikOto kutip dari reuters, Rabu (4/11/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

GM meminta bantuan Jerman pada bulan November 2008 silan dan kini memperkirakan bahwa restrukturisasi Opel akan menelan biaya hingga USD 4,41 miliar untuk menghindari PHK dan penutupan pabrik mereka.

Padahal dahulu penjualan Opel ke grup asal Kanada, Magna dianggap CEO GM Fritz Henderson sebagai jalan keluar paling rasional. Pembicaraan dengan Magna pun telah dilakukan selama 7
bulan terakhir.

Jerman sendiri sangat mendukung upaya Magna ini. Karenanya, Jerman berjanji akan mengeluarkan dana hingga US$ 6,58 miliar untuk membantu Magna, yang secara luas dapat dilihat sebagai pilihan bagi Opel untuk terus mempertahankan pekerjanya.

Namun saat ini GM sebenarnya masih memiliki dana sekitar US$ 13,6 miliar dana bantuan pemerintah Amerika. Namun sayangnya, dana tersebut tidaklah bias digunakan untuk operasi GM di luar Amerika.

Karena itulah para pengamat yakin GM dapat membenahi Opel. "Mereka akan kompetitif pada skala global, mereka benar-benar tidak punya banyak pilihan selain tetap memegang Opel," ungkap analis Autoconomy, Erich Merkle.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads