Para calon konsumen mobil pun seolah langsung berlomba-lomba membeli kendaraan mewah sekarang sebelum pajak-pajak itu jadi dinaikkan pemerintah. Seperti yang dialami Lexus di Indonesia.
"Banyak calon pembeli yang langsung memesan sebelum pajak naik, padahal kuota
kita kan terbatas," ungkap General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja
kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adrian salah satunya adalah PPnBM (Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah).
"Sekarang saja kan tarifnya sudah 75 persen, apalagi nanti jadi 200 persen,
wajar kalau banyak orang yang buru-buru beli mobil," cetus Adrian.
Para pembeli itu menurut Adrian kebanyakan minta mobilnya datang sebelum bulan April, bulan dimana PPnBM kemungkinan akan diterapkan.
Selain PPnBM, menurut Adrian ada banyak lagi pajak yang menghantui mulai dari
Bea Balik Nama, Bea Masuk dll.
"Tahu banyak pajak yang akan naik, mereka jadi mau buru-buru saja," ucapnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Sewa Rp 160 Juta/Bulan, Segini Harga Mobil Land Rover yang Dipakai Wali Kota Samarinda