Sehingga, saat ini pabrikan berangking 5 dalam penjualan nasional tersebut
tinggal menunggu keluarnya kebijakan pemerintah mengenai pencanangan produksi
mobil murah tersebut.
"Kita sudah punya 3 pilihan mesin, yaitu K10B, K11B dan K12B, sedangkan
kompetitor belum ada," ujar Presiden Direktur Suzuki Indomobil Motor, Yoshiji
Terada, akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
998 cc tiga silinder. Sedangkan K11B dan K12B merupakan pengembangan mesin 4
silinder, namun khusus yang terakhir, sudah hasil bore up.
Kebijakan mobil murah harus memenuhi beberapa kriteria, antara lain mengonsumsi bahan bakar minimal 1 liter per 22 kilometer, harga Rp 70 juta per unit, dan kandungan lokal minimal 60 persen.
"Itu jelas sudah ada pada kami, jadi tidak keberatan dengan kriteria tersebut," tambah Terada.
(bgj/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat