Di India misalnya, dengan dana sebesar US$ 500 juta, Ford telah membuka fasilitas perakitan di Chennai India, yang bakal menjadi pusat regional perakitan mobil kecil Ford.
Kemudian, RRC pun kebagian dana investasi dari Ford yang mencapai US$ 490 juta, untuk membangun fasilitas pabrik seluas 1 juta meter persegi di Chongqing, yang nantinya bakal digunakan untuk memproduksi Ford Focus.
Namun, mengetahui potensi pangsa pasar Indonesia yang besar, mengapa justru Ford sampai saat ini belum mengucurkan dana investasinya untuk membuka atau mengembangkan pabrik di Indonesia?
Dengan populasi pasar yang bengkak tersebut, apakah Ford lantas hanya menjadikan Indonesia sebagai objek pemasaran mereka saja, sehingga PT Ford Motor Indonesia (FMI), banyak dianggap hanya sebagai distributor resmi dari Ford Motor Company.
Namun, ketika dikonfirmasi, FMI segera menampik hal tersebut, melalui Presiden Direkturnya, Will Angove yang turut angkat komentar mengenai hal itu.
"Siapa yang tidak tertarik dengan pasar Indonesia yang besar ini? sehingga kita pun tergiur untuk berinvestasi, namun itu semua kan butuh proses," ujarnya di Hotel Indonesia Kepinsky, Jakarta, Selasa (20/10/2009)
Proses tersebut, papar Angove, yaitu butuh banyak syarat dan kesiapan untuk bisa berinvestasi di suatu negara. Dan salah satu syaratnya adalah, minimal Ford Indonesia bisa membukukan penjualan sebanyak 15 sampai 20 ribu unit.
Karena dengan jumlah tersebut, dianggap masih mencukupi untuk menjalankan operasional pabrik, seandainya pangsa pasar untuk ekspor sedang surut. "Namun itu minimal, sebaiknya ditambah dengan beberapa ribu untuk ekspor, sehingga aman," tambahnya.
Sehingga, Ford pun menjanjikan, bila nanti telah berhasil membukukan penjualan sebanyak 15 sampai 20 ribu unit secara konsisten, bukan tidak mungkin investasi akan segera dilakukan di Indonesia.
Namun bila kita melihat data penjualan bulanan, Ford hanyalah mampu menjual dikisaran 393 unit pada bulan September silam. Sedangkan total penjualan selama tahun 2009 ini baru sebanyak 4.932 unit. Target mereka hingga akhir tahun pun hanya sekitar 500 unit saja perbulannya.
Memang pada bulan Agustus silam, Ford sempat membukukan rekor penjualan sebanyak 1.691 unit. tapi bila diteliti, kenaikan penjualan yang signifikan tersebut ternyata akibat pembelian 1.191 unit Ford Ranger dan Focus oleh Kepolisian RI , yaitu 600 unit Ford Focus dan 591 Ford Ranger.
Kalau sudah begitu, untuk mencapai penjualan 15-20 ribu unit tentu masih sangatlah lama. (bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Kenapa SIM Mati Telat Sehari Harus Bikin Baru?
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Sudah Ditolak tapi BGN Bisa Beli Motor Listrik? Purbaya Akui Kebobolan