Pemerintah Amerika mengaku telah menerima 20 laporan dari pemilik Tundra. Komisi Keamanan Berlalulintas Jalan Raya (NHTSA) pun langsung melakukan penyelidikan awal mengenai kasus baru itu.
Melalui situs resminya, lembaga tersebut mengumumkan kalau bagian investigasinya telah meneliti bagian pada ban serep dan sistem saluran minyak rem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil perhitungan, jumlah Tundra yang bermasalah mencapai 218.000 unit,
untuk tahun produksi 2000-2001.
Juru bicara Toyota, Brian Lyons mengakui adanya investigasi yang berlangsung dan perusahaan juga tengah melakukan hal yang sama secara internal.
"Kami baru masuk tahap awal pemeriksaan," ujar Brian Lyons, seperti dilansir Reuters, Jumat (9/10/2009).
Penyelidikan ini berlangsung satu hari setelah Toyota menyetujui menarik 3,8 juta unit mobil miliknya produksi tahun 2004-2009 akibat permasalahan pada karpet lantainya.
CEO Toyota Akio Toyoda secara langsung meminta maaf pada konsumen yang harus kehilangan nyawa pada kecelakaan 28 Agustus lalu di California.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Iran Hujani Israel dengan Rudal, Kendaraan Rusak Dievakuasi dari Lokasi Ledakan