"Itu salah satu bentuk promosi terakhir kami, Trajet cuci gudang," ujar Vice President PT HMI Erwin Djajadiputra ketika ditemui di diler Hyundai Pondok Indah, Jakarta, Selasa, (6/10/2009).
Hasilnya, sejak pertama kali program cuci gudang tersebut digelontorkan pada gelaran IIMS bulan Juli-Agustus lalu, 200 unit lebih Hyundai Trajet sudah berhasil dikirimkan pada konsumen. Sehingga saat ini kabarnya telah habis. Saat ini, Hyundai Trajet 2.0 CVVT dibanderol sekitar Rp 229,75 juta hingga Rp 246,5 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut terjadi, lanjutnya, karena memang Erwin menilai pasar Indonesia
sangat MPV minded, sehingga wajar kalau Trajet masih diminati, meskipun distop produksinya.
Namun, seperti halnya bosnya Presdir Hyundai Jongkie D Sugiarto, Erwin belum mau membeberkan, varian model apa yang kelak bakal menggantikan Hyundai Trajet tersebut, mengingat potensi pasar MPV yang memang tidak pernah mati.
"Tunggu saja, satu-satu saja dulu," kilahnya.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!