Menteri Perekonomian Perancis, Jean Louis Borloo mengatakan investasi ini meliputi pembangunan pilot projek, produksi baterai dan juga untuk pembangunan mobil ramah lingkungan seperti dikutip Reuters, Sabtu (3/10/2009).
Borlo menambahkan, dana tersebut juga untuk pembangunan sebanyak 1 juta tempat pengisian tenaga listrik pada 2015 dan rencananya akan berlanjut hingga sebanyak 4 juta tempat pengisian tenaga listrik pada 2020.
Tempat pengisian mobil listrik itu akan disebar di berbagai rumah-rumah pribadi, di lingkungan kantor dan juga sekitar 75 ribu pengsisian tenaga listrik di jalan raya dan tempat parkir.
Kebijakan Menteri Perekonomian Prancis yang siap mengucurkan dana segar tersebut antara lain karena memperkirakan pasar mobil listrik bisa mewakili sebesar 16 persen dari mobil-mobil baru di 2020, dan 27 persen pada 2025. Dan ia pun berkeyakinan jika semua bekerjasama, maka rencana tersebut akan berjalan dengan lancar.
"Tidak akan ada risiko jika semua bertanggungjawab, dan itu akan berhasil," kata Borloo.
Sementara, Renault dan PSA Peugeot Citroen yang tengah mempersiapkan mobil listriknya. Salah satunya Renault Fluence yang memiliki jangkauan 160 km, dan Peugeot ion yang memiliki jangkauan 130 km. (ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?