Mercy Dirugikan PPnBM

Mercy Dirugikan PPnBM

- detikOto
Jumat, 02 Okt 2009 15:26 WIB
Mercy Dirugikan PPnBM
Jakarta - Sebagai produsen mobil mewah, PT Mercedes-Benz Indonesia merasa dirugikan
dengan rencana kenaikan tarif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) dari 75 persen hingga 200 persen.

Pajak mobil mewah itu dinilai bisa menghambat perkembangan pasar mobil mewahnya.

"Ya sayang sekali, dengan pajak ini pasti ada kenaikan harga pada produk
kita, tapi kita belum tahu mau dinaikan berapa. Dan saat ini kita menjadi
bingung dan merasa dirugikan," kata Wakil Direktur Marketing PT Mercedes-Benz-Indonesia Yuniadi Hartono kepada detikOto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mercy tengah menikmati keuntungan atas mengeliat pasar mobil mewah di tanah air. Mercy pun rela membangun pabrik perakitan yang diletakkan di desa Wanaherang, Bogor, Jawa Barat beberapa tahun lalu dengan tujuan menekan cost production kendaraan penumpangnya, yang akhirnya menekan harga produk.

Namun, apa yang terjadi ditengah geliatnya pasar mobil mewah, pemerintah
Indonesia malah menaikan tarif PPnBM.

Dan dampak kenaikan tarif PPnBM itupun nantinya dinilai pria yang akrab
dipanggil Babeh ini tidak hanya pada harga produknya saja, melainkan akan
diiringi dengan drop-nya pasar Mercedes Benz.

"Kita juga mengkhawatirkan, bila kebijakan itu diterapkan maka akan terjadi
pengurangan jumlah produk di pasaran akibat selangitnya harga produk," ujarnya khawatir.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads