Setelah sebelumnya akan dipasarkan mulai Januari 2010, selang dua bulan yaitu pada bulan Maret, HMI pun akan mengekspor varian luxurious van mereka untuk pasar ASEAN.
"Indonesia sudah dijadikan basis produksi H-1, sehingga dalam waktu dua bulan sejak dipasarkan di tanah air, kita akan mulai mengekspor ke beberapa negara ASEAN," ujar Presiden Direktur HMI Jongkie D Sugiarto beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Thailand kita ekspor dalam bentuk CBU, sedangkan Malaysia kita ekspor dalam bentuk Body in White (BIW)" tutur Jongkie.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, HMI perlu memenuhi persyaratan minimal kandungan komponen lokal di atas 40 persen, sehingga sejak saat ini HMI berusaha untuk bisa sesegera mungkin memenuhi hal itu.
Sebagai permulaan, HMI tidak mau terlalu gegabah, sehingga jumlah 100-150 unit per bulan dirasa cukup untuk memulai ekspansi tersebut, meskipun tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah jumlah tersebut kedepannya.
"Saat ini 100-150 unit dulu, tapi kedepannya kita targetkan sampai 500 unit per bulannya," seru Jongkie.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi