Setelah berbulan-bulan tidak memiliki kejelasan sikap, General Motors akhirnya rela melepas salah satu mereknya yakni Opel.
Sebagian saham Opel yakni sebesar 55 persen akan dilepas kepada perusahaan produsen suku cadang asal Kanada Magna. Magna didukung oleh bank asal Rusia Sberbank dalam penjualan saham Opel.
Dalam proposal penjualan saham, komposisi pemegang saham Opel akan berubah menjadi 55 persen saham untuk Magna dan Sberbank, 35 persen untuk GM dan sisanya untuk serikat pekerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan Opel oleh GM disambut dengan lega oleh Kanselir Jerman Angela Merkel. Merkel memang merupakan salah satu pihak yang menyarankan agar unit usaha GM yang berada di Jerman itu dilepas ke Magna.
"Saya sangat bahagia dengan keputusan ini. Kesabaran pemerintah sudah terbayarkan," ujar Merkel.
Merkel sebelumnya sudah menjanjikan akan memberikan dana penjaminan sekitar 4,5 miliar euro bagi Opel jika dijual ke Magna. Keputusan yang diambil GM boleh jadi merupakan kemenangan bagi Merkel yang sebentar lagi akan bersaing mempertahankan kursi kanselir Jerman.
Negosiasi penjualan Opel yang merupakan bagian dari restrukturisasi perusahaan mobil AS itu. Negosiasi memang sudah berjalan berbulan-bulan dan menimbulkan ketidakpastian terutama bagi pekerja Opel di Jerman. Para pekerja pun sempat marah dan melakukan aksi protes.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...