Namun, di bangunan yang tidak luas tersebutlah para pengguna motor matic Kymco terselamatkan umur kendaraannya, ketika harus melakukan perbaikan atau sekedar service rutin.
"Ya mau enggak mau kita jadi cuma buka bengkel khusus Kymco, daripada menganggur, juga kasian para penggunanya," ujar mantan Mekanik Resmi Kymco, Tito Eko Zahnyoto, ketika ditemui detikOto di bengkel Kymco di Jalan Jenderal Sudirman, Bekasi, Senin (7/9/2009)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk kebutuhan suku cadang, Tirto mengaku tidak kesulitan karena ada saja kurir-kurir yang mengirimkan, meski ia tidak menyebutkan dari mana asal suku cadang tersebut.
"Buat suku cadang, sekitar 40 persen lah kita punya, meski memang tidak lengkap-lengkap amat," cetus Tirto yang mengaku sempat menjadi mekanik resmi Kymco di Bali.
Namun, tambah Tirto, pengguna Kymco tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan suku cadang, karena kalaupun memang tidak ada sama sekali, bisa diakali dengan mengkanibal dari motor merek lain.
"Banyak kok, tenang saja, kalo enggak kita akalin pakai merek lain," tutupnya.
(bgj/ddn)
