Pasar Mobil Masih di Bawah Harapan

Pasar Mobil Masih di Bawah Harapan

- detikOto
Senin, 07 Sep 2009 08:19 WIB
Pasar Mobil Masih di Bawah Harapan
Jakarta - Walaupun di pasar mobil tanah air telah terjadi kenaikan yang cukup signifikan pada akhir semester I-2009 silam dan awal semester II-2009, ternyata hal itu masih tidak sesuai target yang diharapkan.

Bahkan penjualan bulan Juli yang merupakan penjualan bulanan tertinggi selama tahun 2009 ini pun dirasa masih sedikit dibawah ekspektasi para pelaku bisnis otomotif Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Rizwan Alamsjah kepada detikOto akhir pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lonjakan penjualan memang terjadi di akhir semester I dan awal semester II ini, namun itu masih di bawah perkiraan kita," ungkapnya.

Rizwan yang juga menjabat sebagai Direktur Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) yang merupakan pemegang merek mobil Mitsubishi di Indonesia menjelaskan bahwa harapan para pelaku usaha di pertengahan tahun ini sebenarnya besar.

"Terutama ketika kita melihat ekonomi kita tumbuh kembali dan hantaman krisis tidak sebesar yang kita bayangkan," paparnya.

Karena itulah Rizwan berharap di bulan Agustus ini pasar mobil kita dapat menyerap lebih banyak unit dibandingkan dengan bulan Juli, terlebih di bulan Agustus pasar mobil memang di prediksi kembali bergairah mengingat saat ini terdapat momen menjelang lebaran.

"Ya seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang lebaran daya serap pasar kan memang lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya," cetus Rizwan.

Penjualan mobil di bulan Juli sendiri merupakan rekor tertinggi sepanjang tahun 2009 ini. Karena berdasarkan data Gaikindo, penjualan wholesales bulan Juli lalu tercatat mampu mencapai angka 41.884 unit.

Gaikindo pun memprediksi pasar mobil Indonesia tahun 2009 ini akan mampu mencapai angka total hingga 450.000 unit.

"Melihat perkembangannya, angka itu diharapkan dapat tercapai," pungkas Rizwan.


(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads