GM yang merupakan induk dari Chevrolet menyayangkan pernyataan De Nysschen dan menyebut pernyataan itu dibuat dengan terburu-buru.
"Saya sangat terkejut dengan pernyataan De Nysschen yang begitu cepat untuk menghina kecerdasan kendaraan listrik dan Volt," ungkap juru bicara GM Rob Peterson seperti dilansir autobloggreen, Sabtu (5/9/2009).
De Nysschen yang merupakan pengemar mobil disel menurut Rob sangat wajar ditengah perkembangan teknologi mobil sekarang ini yang menjadikan diesel jadi sedikit tersingkir.
Terlebih mesin disel sejak lama dianggap sebagai salah satu penyumbang polusi emisi berbeda dengan mobil listrik semisal Volt yang memang terkenal lebih ramah lingkungan.
"Tidak begitu terkejut karena Audi identik dengan diesel yang tertanam di posisi mereka. Mobil listrik akan mengurangi ketergantungan kita pada bahan bakar fosil dan emisi gas buang," pungkas Rob.
Sebelumnya De Nysschen menyebut mobil hybrid Chevrolet Volt sebagai mobil untuk para idiot . Hal itu dikarenakan mobil jenis ini memiliki bandrol harga yang kelewat mahal dan hanya mengandalkan subsidi dari pemerintah untuk mengurangi harga jualnya.
De Nysschen menganggap yang seharusnya menjadi mobil masa depan adalah mobil bermesin diesel.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi
Guru ASN Gugat Aturan Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru
Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional, Ini Bocorannya