Hal tersebut diungkapkan oleh General Manager Marketing PT Astra Honda Motor (AHM) Sigit Kumala ketika berbincang dengan detikOto, akhir pekan lalu.
"Bila saya melihat dari bisnis otomotif secara keseluruhan, pajak ini sangat tidak bijaksana," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Industri otomotif pun menurut Sigit merupakan sebuah sektor pendukung ekonomi nasional, bayangkan saja, total penjualan motor pertahun saja bisa mencapai Rp 65 triliun.
"Masak ini mau dikorbankan, padahal kan kalau pun ini mau dikorbankan, pemerintah juga yang akan mendapat impact yang negatif," pungkasnya.
Jadi Sigit berharap bahwa pemerintah jangan hanya mau berpikir singkat tentang bagaimana meningkatkan pendapatan daerah dari pajak.
"Tapi juga pikirkan, kalau industri ini melemah, otomatis kan pendapatan pemerintah bukannya bertambah, tapi malah berkurang," tandasnya.
"Pemerintah harusnya mendukung industri ini untuk berkembang, bukan malah melemahkan. Bukannya kalau sudah berkembang pemerintah juga yang senang?" tanya Sigit.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin