Pajak Progresif Belum Tentu Jadi Solusi Kemacetan

Pajak Progresif Belum Tentu Jadi Solusi Kemacetan

- detikOto
Jumat, 07 Agu 2009 11:12 WIB
Pajak Progresif Belum Tentu Jadi Solusi Kemacetan
Jakarta - Salah satu alasan penerapan pajak progresif bagi pemilik kendaraan lebih dari 1 unit adalah untuk menekan angka pertumbuhan kendaraan yang berujung pada berkurangnya kemacetan.

Namun Direktur Industri Alat Transportasi Darat dan Kedirgantaraan, Ditjen Industri Alat Transportasi dan Telematika, Panggah Susanto, berkelakar mengenai alasan tersebut.

"Di China saja yang penjualannya mencapai sekitar 10 juta nggak ada macet-macet, kok disini baru 400.000 saja sudah macet," ujarnya di sela-sela acara penghargaan Indonesia Otomotif Company, di di Hotel Le Meridien, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Kamis (6/8/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena, menurutnya, cara dan kultur berkendara masyarakat Indonesia yang sebenarnya menjadi biang keladi kemacetan, bukan luas jalan yang kurang ataupun populasi kendaraan yang banyak.

Hal tersebut sejalan dengan ungkapan Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto.

Menurutnya ada beberapa cara bila memang pemerintah ingin mengurangi kemacetan tanpa harus membebankan pajak yang tinggi pada rakyat.

Pertama adalah dengan membenahi traffic manajemen lalu lintas kita. Dimana manajemen lalu lintas kita yang carut marut harus segera dibenahi. Kedua adalah dengan menggalakkan kembali disiplin ke para pengendara kendaraan di jalan.


(bgj/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads