Sebut saja Taiwan. Taiwan berencana akan menambah investasi untuk memperluas jajaran bisnis sparepartnya di kancah otomotif tanah air di tahun 2010 agar bisa menyaingi industri-industri suku cadang lainnya.
"Kita berencana akan menambah investasi kita di Indonesia agar bisa lebih bersaing," kata Direktur Taiwan External Trade Development Council (TAITRA), Mr. James K.J Chen kepada detikOto, di sela-sela konferensi pers IndoAutomotive di Gedung BNI 46, Jakarta, Kamis (6/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Potensi pasar komponen otomotif Indonesia sangat besar dan Indonesia mempunyai potensi untuk mengembangkan bisnis kita," tuturnya.
Namun sayangnya ketika diminta keterangan berapa nilai yang akan diturunkan untuk mengembangkan usahanya, Mr. James K.J Chen enggan menyebutkan jumlah investasi tersebut.
"Saya tidak bisa menyebutkan jumlahnya, kita tunggu saja tahun depan," pasti Chen.
Saat ini, di Indonesia perusahaan Taiwan yang bergerak di bisnis suku cadang sudah mencapai 10 perusahaan, dan memiliki 5.000 pegawai.
Dari masing-masing perusahaan terkoordinir mensuplai untuk kebutuhan kendaraan roda empat yang diproduksi di dalam negeri. Selebihnya perusahaan Taiwan tersebut mensuplai ke berbagai negara tetangga.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?