Alternatif Lain Mengurai Kemacetan

Pajak Progresif Mobil

Alternatif Lain Mengurai Kemacetan

- detikOto
Kamis, 06 Agu 2009 08:10 WIB
Alternatif Lain Mengurai Kemacetan
Jakarta - Salah satu alasan pemerintah menerapkan pajak progresif bagi pemilik kendaraan
adalah untuk menekan angka pertumbuhan kendaraan yang berujung pada berkurangnya kemacetan.

Namun hal itu ternyata dipandang tidak efektif, karena ada solusi yang dinilai lebih baik yang dapat dijadikan alternatif pilihan mengurangi kemacetan.

"Ada beberapa cara bila memang pemerintah ingin mengurangi kemacetan tanpa harus membebankan pajak yang tinggi pada rakyat," ungkap Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto kepada detikOto, Rabu (5/8/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama adalah dengan membenahi traffic manajemen lalu lintas kita. Dimana
manajemen lalu lintas kita yang carut marut harus segera dibenahi.

"Kedua adalah dengan menggalakkan kembali disiplin ke para pengendara kendaraan
di jalan," tandas Jongkie.

Karena menurut pria yang juga menjabat sebagai Presdir PT Hyundai Mobil
Indonesia (HMI) tersebut, dengan para pengendara yang tertib di jalan, sedikit
banyak lalu lintas kita pun akan lebih lancar.

Selanjutnya pemerintah juga harus segera menyingkirkan semua kendaraan yang
tidak layak jalan dari seluruh jalanan Indonesia.

Kendaraan bobrok yang tidak layak jalan serta menimbulkan polusi baik itu
kendaraan pribadi maupun angkutan umum harus segera dimusnahkan.

"Kendaraan yang tidak layak jalan ini bukan hanya kendaraan yang tua saja, tapi
banyak pula kendaraan yang usianya muda dan belum sampai sepuluh tahun tapi
sebenarnya sudah tidak layak jalan," terangnya.

Setelah itu, lanjut Jongkie, pemerintah pun juga harus membangun angkutan massal yang layak dan nyaman entah itu berupa buskota, kereta, subway, monorel atau apapun bentuknya nanti yang penting nyaman dan aman.

"Karena bila sudah begitu, masyarakat tentu dengan sendirinya akan meninggalkan
kendaraan pribadi mereka dan beralih ke angkutan umum," jelas Jongkie.

Nah, yang terakhir tentu saja pemerintah harus segera membenahi infrastruktur
jalan agar semua lalu lintas berjalan lancar.

"Benahi semua infrastruktur jalan, perbaiki jalan raya dan jangan lupa banggun
jalan yang lebih panjang lagi, dengan itu semua sedikit banyak kemacetan akan
terurai," pungkasnya.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads