Pasar Mobil Mewah Didikte Mercy

Pasar Mobil Mewah Didikte Mercy

- detikOto
Selasa, 04 Agu 2009 16:23 WIB
Pasar Mobil Mewah Didikte Mercy
Jakarta - Pasar mobil premium Indonesia saat ini masih dikuasai mobil-mobil Mercedes-Benz. Bahkan pasar ini didikte oleh Mercedes-Benz.

"Pasar premium nasional didikte oleh Mercedes-Benz," ujar Direktur Marketing PT Mercedes-Benz Indonesia Yuniadi Hartono, Senin (3/8/2009).

Itu bisa saja terjadi, soalnya, Mercy memang memegang pangsa pasar yang besar di mobil mewah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tahun ini saja Mercy menargetkan pangsa pasar 69 persen dengan target penjualan sebesar 2.600 unit. Di tahun sebelumnya Mercy menguasai sekitar 67,4 persen dengan total penjualan sebesar 2.424 unit di tahun 2008.

"Target market share kita 69 persen di kelas mobil premium Indonesia," kata Presiden Direktur PT Mercedes-Benz Indonesia, Rudi Borgenheimer disela-sela peluncuran E-Class terbaru di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Senin (3/7/2009).

Data yang detikOto terima dari PT MBI, volume pasar premium Indonesia di pertengahan 2009 mengalami peningkatan sebesar 1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Per Juni 2008 volume kendaraan premium sebesar 1.844 unit dan per Juni 2009 volume sampai di 1.863 unit.

Dan diprediksi akhir 2009 volume mobil premium secara keseluruhan akan mengalami kenaikan menjadi 3.750 unit dimana MBI menargetkan pasar premium di 2009 diangka 69 persen dengan target penjualan 2.600 unit.

Untuk itu, PT MBI berencana akan menggelontorkan strategi-strategi menghadapi sisa bulan di 2009.

"Target yang kita capai tentu dengan strategi handal, antara lain dengan mendekati konsumen melalui marketing events, memperkuat jaringan di jajaran purna jual serta memiliki perangkat tingkat kepuasan pelanggan," tegas Rudi.

Tidak itu saja, dengan peluncuran produk baru yakni E-Class disambut Rudi sebagai salah satu penunjang penjualan Mercedes-Benz di Indonesia.

"Juga dengan peluncuran produk baru yakni E-Class dan produk lainnya," paparnya.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads