"Di ASEAN yang paling cepat datang mungkin Singapura," ungkap Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) Fumio Kuwayama di stand Mitsubishi di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2009, Jumat (31/7/2009).
Fumio pun menjelaskan bahwa i MiEV baru akan mulai di ekspor pada tahun 2010 mendatang dan kesiapan Indonesia untuk bermain di mobil listrik menurutnya masih membutuhkan waktu yang lama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semangatnya mau ramah lingkungan, tapi apa boleh buat," ujarnya.
Kendalanya saat ini, lanjut Rizwan adalah biaya yang terlampau tinggi membuat rencana KTB untuk memasukkan i MiEV ke Indonesia menjadi tersendat.
"Karena biaya yang mahal kita masih memikirkannya untuk masuk ke Indonesia," ujarnya.
"Dan ini tidak seperti di negara-negara maju yang memang secara finansial sangat mendukung," ujarnya waktu itu.
(syu/ddn)










































