Hal itu pulalah yang menjadi perhatian utama Mitsubishi ketika ingin memasukkan varian mobil listrik mereka yakni i MiEV ke Indonesia.
"Infrastruktur di Indonesia masih minim, itu yang menjadi ganjalan utama kami dalam memasukan i MiEV ke Indonesia," ungkap Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) Fumio Kuwayama di stand Mitsubishi di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2009, Jumat (31/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang berbeda terjadi di Jepang. Negara Sakura ini, infrastrukturnya sudah sangat canggih. Contohnya di pusat perbelanjaan atau supermarket saja ada fasilitas untuk mengisi baterai sebuah mobil listrik.
"Di Indonesia memang banyak pom bensin, tapi untuk mobil listrik itu belum ada dan itu fakta yang harus kita pikirkan," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Meski Ditunda, Pick Up Mahindra Buat Kopdes Sudah Tiba di Priok