Namun Geely berdalih, kemiripan yang ada pada kedua mobil itu bukanlah disengaja dan hanya merupakan suatu kebetulan belaka.
Hal tersebut ditegaskan oleh Director PT Geely Mobil Indonesia (GMI) Richard Yang ketika berbincang dengan detikOto beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya Geely sudah memiliki semua infrastruktur penunjang pembuatan mobil, jadi tidak perlu meniru lagi.
"Kami memiliki 3 pusat riset besar di China, belum lagi 9 pabrik perakitan serta 7 pabrik komponen, buat apa kami meniru," cetusnya.
Terlebih menurut Richard status Geely sebagai pabrikan swasta terbesar di China tidaklah mungkin akan dikorbankan untuk hal seperti itu.
"Geely adalah produsen mobil swasta terbesar di China, jadi kami tidak mungkin melakukan hal itu," ungkapnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan