Krisis Hanya Turunkan 20% Penjualan TAM

Krisis Hanya Turunkan 20% Penjualan TAM

- detikOto
Senin, 29 Jun 2009 16:29 WIB
Krisis Hanya Turunkan 20% Penjualan TAM
Jakarta - Akibat krisis ekonomi, Toyota di Indonesia mengalami penurunan penjualan mobil sebanyak 20 persen pada semester pertama penjualan mobil di tahun 2009 ini.

Hal tersebut disampaikan President Direktur PT Toyota-Astra Motor, Johnny Darmawan, beberapa waktu lalu.

Penurunan penjualan ini tidak sebanyak yang diperkirakan sebelumnya, yakni sebanyak 30 hingga 35 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"20% ini masih bagus, karena dibawah perkiraan sebelumnya, yaitu pada kisaran 30 sampai 35 persen," ujarnya.

TAM merasakan krisis penjualan hanya sekitar dua hingga tiga bulan, market mobil mengalami kelesuan. Namun penjualan mobil mulai naik kembali pada bulan Mei lalu.

Meskipun saat ini market memang agak drop, tambah Johnny, namun market share Toyota mengalami kenaikan dari 35 persen menjadi 39 persen.

"Ekonomi yang terkena krisis saat ini sudah ada indikasi mengalami perbaikan. Namun kita harus menunggu bulan Juni dan Juli tahun ini," prediksinya.

Penyebab kenaikan penjualan mobil pada bulan Mei yang lalu, menurut Johnny disebabkan oleh agresivitas perusahaan-perusahaan mobil dalam melakukan promosi, seperti sebuah merk mobil tertentu menurunkan bunga kreditnya hingga nol persen.

Toyota Indonesia saat ini masih besar penjualannya, padahal beberapa perusahaan di wilayah lain sudah pada jatuh.

"TAM selalu diadu di Asia Pasifik. Kami pernah memimpin pada tahun 2003, 2006, 2007. Hal ini menunjukkan pentingnya TAM di Asia Pasifik," tutup Johnny.

(bgj/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads