Karena meskipun pangsa pasar motor asal Amerika ini termasuk kecil, namun pasar mereka tidaklah terlalu terpengaruh oleh gelombang krisis yang melanda dunia.
Hal itu dikemukakan oleh Presiden Director PT Mabua Harley-Davidson Djonnie Rahmat di showroom Harley Davidson di Jl. Iskandarsyah, Jakarta, Kamis (25/6/200).
βProduk kami masih diminati dan pasar kami pun tidak begitu terpengaruh oleh krisis ekonomi sekarang ini,β papar Djonnie.
Sebagai bukti, ditahun 2008 lalu saja, ATPM yang memiliki 5 dealership di empat kota besar di Indonesia serta tiga showroom di Jakarta ini masih mampu menjual 342 unit motor Harley. Bahkan untuk tahun 2009 ini MHD memiliki target yang lebih tinggi lagi.
βUntuk tahun 2009 ini kami menargetkan dapat menjual 400 unit Harley,β ungkapnya.
Varian Harley yang paling laris di Indonesia menurut Djonnie adalah Touring yang harganya cukup menguras kantong yakni paling murah 343 juta.
βTapi varian ini mendominasi dengan persentase 50 persen dari total penjualan,β ujarnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?