Hal tersebut disampaikan Vice President Direktur PT Toyota Astra Motor (PT TAM), Shinji Fujii, di sela-sela acara Yaris Show Off, di Hard Rock Cafe EX Plaza Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (25/6/2009).
Pria ramah ini menambahkan, terbatasnya suplai distribusi tersebut dikarenakan ada kebijakan dari prinsipal Toyota untuk memotong shift kerja pabrik, dari 2 shift menjadi 1 shift saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, melihat gelagat pasar yang sudah mulai kembali bergairah, produksi dari Thailand bakal ditingkatkan kembali menjadi 2 shift, dengan target produksi tiap bulannya sebanyak 1.000 unit untuk semua varian Toyota.
"Kita coba mulai kembali normal bulan ini dan kedepannya, pada kisaran 100 unit per bulan untuk pasar Indonesia," ujarnya.
Hal itu dilakukan demi meningkatkan kembali market share Toyota di pasar Indonesia, yang diakui oleh Fujii menurun sejak awal tahun 2009 ini, bila dibandingkan tahun 2008 lalu.
"Tapi kita tetap harapkan kedepannya jauh lebih baik," tutupnya.
(bgj/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Beredar Info Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Fakta di Baliknya