"Ya (meninggal), kebetulan saya kemarin menjenguk, beliau sempat membuka mata, meskipun kondisi pagi tidak stabil, tapi waktu saya pulang tekanan darah sempat bagus kami harapkan akan dapat dikontrol, tapi Tuhan menetapkan lain, beliau wafat pukul 1.20 waktu Singapura," ujar Presiden Direktur Indomobil Grup Gunadi Sindhuwinata dalam pesan singkat kepada detikOto, Senin (22/6/2009).
Gunadi sempat terkejut mendengar kabar meninggalnya Angky. Gunadi memperoleh kabar dari sms yang diterimanya pagi ini. "Saya terkejut, saya tidak mengira," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari kepala sampai ke kaki orangnya otomotif," ujarnya.
Angky Camaro dalam beberapa kesempatan selalu mendukung pengembangan mobil hybrid di Indonesia.
Marketing PR PT Indomobil Niaga International Dimelza Syahrindradini menuturkan rencananya, almarhum akan dibawa ke Jakarta Selasa besok, setelah sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura.
Sebelumnya, telah diketahui sejak lama, Angky menang sudah mengidap penyakit ginjal, bahkan sempat melakukan transpalantasi ginjal.
Angky Camaro memulai kariernya di dunia otomotif di Volskwagen AG Wolfsburg dengan menjabat Overseas Production Department.
Angky lantas bergabung dengan German Motor Mfg, perusahaan gabungan antara Daimler Benz dan Volkswagen AG di Jakarta.
Angky Camaro meneruskan kiprahnya di dunia otomotif dengan bergabung di
Indomobil Group pada 1982 sebagai Vice President Director posisi yang
dipegangnya selama hampir 20 tahun. Hingga saat ini ia masih menjadi anggota Dewan Komisaris Indomobil Group.
Selain di Indomobil Angky juga aktif di berbagai perusahaan, seperti Indofood, HM Sampoerna.
(ddn/ddn)










































