Hal ini terbukti dari permintaan akan D-Tracker X yang cukup tinggi walaupun banderol motor ini ada di kisaran angka Rp 60 juta.
"Sejak diperkenalkan beberapa waktu lalu, inden D-Tracker X cukup tinggi yakni mencapai angka 30 unit," ungkap Manager Marketing and Research Development KMI Freddyanto Basuki di sela-sela pembukaan PRJ di Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Freedy pun menjelaskan bahwa pasar D-Tracker X yang terbatas di kalangan pecinta supermoto dan hobbies ini tidaklah terpengaruh oleh gonjang-ganjing krisis yang sedang berlangsung.
"Bahkan dari 30 unit yang terpesan itu, setengahnya datang dari Jakarta," jelasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil