Sebab dari jantung pulau Borneo itu ternyata telah tercipta beragam aksesoris modifikasi motor buatan tangan.
Hal tersebut terungkap ketika detikOto berbincang dengan Muhammad Idris yang merupakan salah satu modifikator asal Samarinda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut modifikator yang biasa disapa Bungsu ini pun bercerita bahwa Monel telah mulai berkembang dan dikenal di kota yang dibelah oleh sungai Mahakam tersebut sejak awal tahun 2000-an.
"Sejak itu, Monel pun terus berkembang hingga sekarang," pungkasnya.
Monel sendiri menurut Bungsu merupakan aksesoris modifikasi motor yang menggunakan bahan dasar besi putih dan aluminium yang mengkilap.
Bungsu pun mengungkapkan bahwa ada beragam monel yang saat ini beredar di pasaran. Mulai dari handgrip, tabung shock, stabilizer shock, tutup as, hingga piringan disc ada di pasaran saat ini.
"Ragamnya pun masih banyak lagi, dan yang pasti, itu semua buatan tangan lho," ujar pemilik dari rumah modifikasi Virgina Motora ini bangga.
Dan karena ini buatan tangan maka tidak heran bila harganya pun ada di atas aksesoris modifikasi motor seperti merek Posh yang telah banyak beredar di pasaran.
"Tapi itu semua setara dengan kualitas yang diberikan," tukasnya.
Karena produksi Monel berada jauh di luar pulau Jawa, maka tidak aneh bila gaungnya kurang terdengar.
Namun jangan salah sangka, karena Monel ini menurut Bungsu telah disebarkan ke berbagai daerah di Indonesia mulai dari Yogyakarta hingga ke daerah Sulawesi.
Penasaran dengan Monel? Hubungi saja handphone pemilik rumah modifikasi Virgina Motora ini di 08115809234.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi