Mobil Listrik i MiEV Mulai Diproduksi Massal, Harga Rp 480 Juta

Mobil Listrik i MiEV Mulai Diproduksi Massal, Harga Rp 480 Juta

- detikOto
Jumat, 05 Jun 2009 13:17 WIB
Mobil Listrik i MiEV Mulai Diproduksi Massal, Harga Rp 480 Juta
Jakarta - Mitsubishi Motors Corp (MMC) mulai memproduksi massal mobil listrik masa depannya yakni i MiEV (Mitsubishi Innovative Electric Vehicle) di pabrik mereka di Okayama.

Dengan langkahnya ini, Mitsubishi pun menjadi pabrikan pertama di dunia yang memproduksi mobil listrik secara besar-besaran.

Untuk tahun pertamanya ini, MMC akan membuat sebanyak 2.000 unit i MiEV dan akan meningkat menjadi 5.000 unit ditahun berikutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dikutip dari salah satu media Jepang yakni Nikkei, city car yang dapat mengangkut empat penumpang ini diharapkan dapat sampai ke tangan pelanggan korporatnya pada bulan Juli mendatang.

Mobil listrik ini memang sangat diminati dan kelahirannya sangat ditunggu-tunggu. Terlebih mobil ini dapat menempuh jarak hingga 160 km hanya dengan sekali charge.

Bahkan walaupun terlihat mungil, mobil ini ternyata dapat melaju hingga 130 km/jam.

Dengan dilengkapi baterai lithium-ion yang dikembangkan bersama-sama GS Yuasa Corp dan perusahaan lainnya, maka i MiEV yang didukung oleh sebuah motor listrik ini sangatlah ramah pada lingkungan.

Karena mampu memproduksi emisi CO2 hingga 70 persen lebih rendah dari mesin yang menggunakan bensin.

Harga Hampir Rp 500 Juta

Mitsubishi membanderol i MiEV seharga 4,599 juta yen (US$ 47.580) atau sekitar Rp 480 juta (dengan kurs US$ 1 setara dengan Rp 10.090).

Harga tersebut pastinya lebih rendah dibanding harga pesaingnya dengan kualitas yang sama.

Mitsubishi juga mengatakan, di Jepang mobil listrik tersebut akan dibanderol seharga 4,599 juta yen, dibawah harga varian produksi Fuji Heavy Industries, yang membanderol produknya di harga 4,7 juta yen.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (5/6/2009), kedua varian ini akan segera dipasarkan pada bulan depan di Jepang.

Kedua mobil elektrik tersebut mendapatkan potongan subsidi dari pemerintah sebesar 1,4 juta yen per satu produknya untuk harga jual konsumen. Meski begitu, harganya dianggap masih tidak terjangkau untuk sebagian besar konsumen.

Poling yang dilakukan Reuters bulan lalu saja, menunjukkan rentang harga varian elektrik yang paling populer dan paling laku, berada pada kisaran 1,5 - 2 juta yen.
(ddn/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads