Prius Kalahkan Insight di Jepang

Prius Kalahkan Insight di Jepang

- detikOto
Jumat, 05 Jun 2009 08:24 WIB
Prius Kalahkan Insight di Jepang
Tokyo - Orang Jepang tengah keranjingan mobil hybrid. Setelah Honda Insight menjadi mobil terlaris di bulan April 2009, kini giliran Toyota Prius menjadi mobil terlaris di Jepang di bulan Mei.

Derasnya permintaan kendaraan beremisi rendah oleh karena insentif yang diberikan pemerintah kepada konsumen di tengah lesunya penjualan kendaraan.

Persaingan mobil hybrid di Jepang pun makin panas setelah Prius generasi ketiga muncul. Hasil yang didapatkan Toyota Prius generasi ketiga ini, terbukti mengalahkan Honda Insight yang pernah merajai pasaran mobil pada Hybrid April 2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut saya keringanan pajak dan insentif dari pemerintah membantu kinerja penjualan Toyota Prius," kata Direktur Teknik Toyota Motor Co. Akihiko Otsuka seperti dikutip dari Reuters, Jumat (5/6/2009).

Generasi ketiga Toyota Prius, TMC membanderol seharga 2,05 juta yen atau US$ 21.600 dan lebih murah dari model sebelumnya yang dijual seharga US$ 3.000. Sampai saat ini, Prius telah dipesan lebih dari 80.000 unit.

"Popularitas mobil hibrid niscaya akan terus berkembang dengan model-model terbaru, apalagi dengan harga mobil yang sangat terjangkau," kata Kazutaka Oshima.

"Selain itu, harga minyak yang terlampau tinggi akhir-akhir ini," katanya.

Di Jepang menunjukan penjualan Toyota Prius sebanyak 10.915 unit pada bulan Mei 2009, diikuti oleh Honda Fit kompak dengan penjualan sebanyak 8.859 unit. Honda Insight berada di posisi ke-3 dengan hasil penjualan sebanyak 8.183 unit.

Mobil hybrid di Jepang seakan menjadi titik terang di industri otomotif apalagi ditengah resesi saat ini, Toyota dan Honda termasuk juru kunci dalam pertempuran sengit kategori mobil hybrid.

Namun, beberapa analis berkeyakinan jika kategori hybrid adalah tantangan baru bagi Toyota dalam pertumbuhan melawan keseimbangan penjualan mobil berbahan bahan bakar minyak yang memiliki keuntungan yang lebih tinggi.


(ikh/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads