1.000 perangkat bahan bakar gas kepada angkot, ditanggapi dengan tangan terbuka
oleh ATPM selaku pemasok merek mobil di tanah air.
"Ya, penerapan BBG untuk angkot, untuk saat ini jauh lebih baik dan mudah," ujar
4W Marketing & Sales Marketing Brand II Section Head Manager PT Suzuki Indomobil
Sales, Bebin Djuana, ketika dihubungi detikOto, Rabu, (3/6/2009)
Karena, papar Bebin, harus dibedakan antara kendaraan umum dengan kendaraan
pribadi, ketika Pertamina hendak mengkonversi bahan bakar minyak ke gas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ditaruh saja di titik-titik trayek, tidak memakan waktu lama," ujar Bebin.
Namun kalau bicara kendaraan pribadi, mobilitasnya lebih luas dan tidak bisa
diarahkan seperti trayek kendaraan umum.
"Nah, itu butuh kesiapan infrastruktur yang memadai, yang luas jangkauannya, dan
tentunya butuh waktu yang lama," tukas Bebin.
Jadi, tambah Bebin, kembali lagi ke Pertamina sendiri, sebenarnya seberapa siap
mereka menerapkan rencanan tersebut, karena pihak lain, seperti ATPM bisa
menyesuaikan.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Motor Listrik MBG Jadi Perhatian KPK