Sopir Angkot Ogah Bayar Konverter Gas

Sopir Angkot Ogah Bayar Konverter Gas

- detikOto
Rabu, 03 Jun 2009 17:11 WIB
Sopir Angkot Ogah Bayar Konverter Gas
Bogor - Rencana pemerintah kota (Pemkot) Bogor mencanangkan langit biru untuk kota Bogor ternyata menuai banyak kritik dari kalangan supir angkot setempat.

Sopir mengkritik kenapa program bahan bakar gas untuk kendaraan umum sangat lamban.

"Kenapa tidak dari dulu, kok baru sekarang program BBG ini diisukan," ungkap salah satu supir angkot di bogor yang namanya tidak ingin disebutkan ini ketika ditemui oleh detikOto, Rabu (3/6/09).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun demikian dia menilai program BBG ini sangat penting untuk kepentingan bersama.

Dengan pencanangan langit biru dengan program BBG di kota Bogor, Pemkot Bogor akan membagikan sebanyak 1.000 konverter gas ke angkot-angkot yang ada di kota Bogor. Dengan demikian masih ada angkot lain yang pasti tidak kebagian konverter gratis.

Namun, jika sopir angkot beli alat tersebut di importirnya, para sopir dikenakan biaya sebesar Rp 15 juta untuk satu mobil.

Ketika disinggung hal tersebut, nampaknya sopir angkot tidak setuju dengan harga yang ditetapkan oleh Pemkot Bogor.

Menurutnya, biaya tersebut terlalu mahal untuk satu unit konverter gas kendaraan roda empat.

"Apalagi, lanjutnya, saya tahu harga yang sebenarnya tidak sebegitu mahal untuk seperangkat alat itu. Mendingan, saya menunggu bantuan dari pemerintah setempat saja," ujarnya.

Sopir angkot lainnya Toto (40), supir angkot Pasar Anyar tujuan Selabenda ini mengaku keberatan dengan biaya Rp 15 juta untuk seperangkat alat BBG pada angkotnya.

"Wah, kalau Rp 15 juta untuk pasang alat seperti mah saya enggak setuju," ungkap Toto kepada detikOto.
(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads