Sebab selain akan meluncurkan produk barunya di kuartal terakhir 2009, GMAI pun berjanji tidak akan menaikan harga produknya untuk jangka waktu dekat ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Marketing Planning dan PR Director GMAI Debora Amelia Santoso di sela-sela jumpa pers di The Roemah, Lebak Bulus, Jakarta, Senin (1/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena menurut Amelia nilai tukar dolar masih dapat di toleransi dan masih dalam batas prediksi. "Jadi untuk beberapa bulan kedepan sepertinya kami tidak akan menaikan harga," jelasnya.
Dengan begini berarti GMAI menjadi satu diantara sedikit agen tunggal pemegang merek (ATPM) otomotif mobil di Indonesia yang tetap sanggup bertahan dengan harga lamanya.
Padahal sejumlah besar ATPM mobil lain di Indonesia seolah berlomba untuk menaikkan harga produk mereka setelah krisis ekonomi global berlangsung.
"Sejak kenaikan harga di bulan Januari lalu, sampai saat ini kami masih belum memikirkan kenaikan harga lagi, doakan saja ini bisa berlangsung lama," ucap Amelia.
Amelia pun berharap dengan penahanan harga mobil Chevrolet ini, ambisi Chevrolet untuk menjadi agen penjual nomor 5 di kelas penumpang di pasar Indonesia dapat terwujud segera.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS