Pabrik VW Khusus untuk Pasar Lokal

Pabrik VW Khusus untuk Pasar Lokal

- detikOto
Rabu, 13 Mei 2009 12:00 WIB
Pabrik VW Khusus untuk Pasar Lokal
Jakarta - Pabrik perakitan mobil-mobil Volkswagen di Indonesia akan khusus dibangun untuk memenuhi kebutuhan pasar otomotif di Indonesia.

Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) di Indonesia, PT Garuda Mataram Motor belum memikirkan untuk mengekspor mobil hasil perakitan di Jakarta ke pasar lain di Asia.

Untuk memuluskan pembangunan pabrik perakitannya di Indonesia maka Volkswagen AG bekerja sama dengan Indomobil Group melalui anak perusahaannya PT Garuda Mataram Motor (GMM).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesepakatan antar keduanya diteken di kantor pusat Volkswagen AG di Wolfsburg, Jerman pada 6 Mei 2009 lalu.

"Dengan adanya kesepakatan ini, kami berharap akan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk Volkswagen dengan harga yang lebih kompetitif yang akhirnya akan dapat meningkatkan volume penjualan VW di Indonesia," ujar CEO Garuda Mataram Motor Andrew Nasuri dalam siaran pers yang diterima detikOto, Rabu (13/5/2009).

Pabrik kedua di Asia setelah China ini kabarnya menelan dana investasi hingga 35 juta euro atau sekitar Rp 485 miliar dan akan mulai beroperasi tahun ini.

Model pertama yang akan di produksinya adalah VW Touran yang merupakan sebuah MPV kompak andalan VW. Setelah Touran maka model-model lain akan ikut di produksi secara bertahap.

"Tujuan Indomobil Group bermitra dengan Volkswagen adalah untuk mengembangkan pasar otomotif nasional dengan menyediakan produk-produk yang dirakit secara lokal," ujar Direktur Pengelola PT Indomobil Sukses Internasional Tbk Jusak Kertowidjojo menambahkan.

Sementara anggota Dewan Managemen Mobil Penumpang Volkswagen Christian Klingler mengatakan kKecenderungan pasar dunia saat ini jelas menunjukkan betapa pentingnya pengembangan pasar secara bertahap dari kawasan berkembang seperti Indonesia.

"Satu-satunya cara untuk memastikan pertumbuhan dan mengamankan aspek ketenagakerjaan adalah fokus pada situasi pasar di masa mendatang," ujarnya. (syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads