"Masuknya Touran menjadi pertanda baik dan tentunya akan lebih meramaikan pasar MPV di Indonesia," ujar pengamat otomotif Martin T. Teiseran ketika ditanya detikOto soal masuknya MPV terbaru ini, Rabu (15/4/2009).
Sebuah produk lanjut Martin akan berhasil di pasar bila bisa memenuhi selera pasar selain terkait masalah harga dan aftersales tentunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut alumnus ITB tahun 1960 ini keberhasilan Touran di pasar otomotif
domestik lagi-lagi tergantung dari distributornya.
Sebab bila produsen maupun distributor VW di Indonesia memang serius menggarap dan memenuhi selera pasar keberhasilan pasti hanya tinggal menunggu waktu saja.
"Apalagi produk ini juga membawa nama besar Volkswagen, jadi tinggal distributor yang disini saja yang berusaha keras meyakinkan pasar," jelasnya.
Keduanya sepakat bila semua mobil kelas MPV seperti Touran ini masih memiliki peluang yang sangat besar di Indonesia.
Sebab walaupun mobil yang akan bertarung dengan Innova dan Honda Freed ini akan berada pada kisaran harga di atas Rp 200 juta namun peluang keberhasilannya cukup besar.
Karena sudah sejak lama pasar mobil Indonesia di kenal sebagai pasar yang MPV minded. "Jadi peluangnya masih cukup besar," ungkapnya.
Itu menurut pengamat otomotif, bagaimana menurut Anda? Ngobrol soal VW di detikForum.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Dealer Mobil Jepang Berguguran di RI, Menperin Wanti-wanti Begini