Trik ATPM Redam Krisis Daya Beli

Trik ATPM Redam Krisis Daya Beli

- detikOto
Selasa, 14 Apr 2009 11:28 WIB
Trik ATPM Redam Krisis Daya Beli
Jakarta - Berkurangnya daya beli masyarakat terhadap produk otomotif akibat krisis finansial dan naiknya harga kendaraan tampaknya sudah diantisipasi oleh beberapa produsen mobil dengan mengurangi produksi mereka sejak akhir tahun lalu.

"Kami sudah mengantisipasi hal ini dengan mengurangi produksi kendaraan Daihatsu sejak bulan September 2008 lalu," ungkap Director Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra kepada detikOto, Senin (13/4/2009).

Karena itulah lanjut Amelia stok mobil Daihatsu di dealer masih terbilang normal dan sehat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan mobil yang kami kirim ke dealer tidak pernah tertahan di sana lebih dari satu bulan sejak di kirim," ujarnya.

Penjualan Daihatsu di bulan Maret mencapai 7.385 unit. Daihatsu boleh dibilang berprestasi karena mampu menaikkan penjualan di saat produsen utama mobil lain justru melorot.

Hal yang sama ternyata juga dilakukan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) yang menjadi ATPM Mitsubishi di Indonesia.

"Stok mobil Daihatsu bisa dikatakan masih cukup sehat," ujar Direktur Divisi Marketing KTB Rizwan Alamsjah.

Seperti Daihatsu, Mitsubishi juga meraup peningkatan penjualan wholesale kendaraan. Dari sebelumnya 4.723 unit di bulan Februari 2009 menjadi 5.116 unit di bulan Maret.

Menurut Rizwan pihaknya selalu mengirimkan mobil sesuai dengan permintaan dealer dan kesanggupan masyarakat menyerap produk tersebut.

"Jadi banyak pertimbangan dan tidak asal kirim saja," tukasnya.

Penjualan mobil secara keseluruhan di bulan Maret berdasarkan data Gaikindo yang diperoleh dari PT Honda Prospect Motor tercatat sebesar 34.117 unit. Angka ini sedikit mengalami penurunan dibanding bulan Februari yang mencapai 34.499 unit.

Jika dibanding bulan Maret 2008 yang mencapai 46.716, penjualan mobil di tahun ini melorot 26 persen.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads