Kerugian yang dialami ini merupakan yang pertama kali dialami Nissan setelah CEO Carlos Ghosn mulai masuk ke Nissan dan menjabat sebagai CEO pada tahun 1999 tepatnya bulan Juni 1999.
Seperti dikutip Reuters, Senin (9/2/2009), Nissan yang 44 persen sahamnya dimiliki oleh perusahaan Prancis Renault ini akan mengalami rugi bersih 265 miliar yen. Padahal sebelumnya, Nissan memprediksi bisa memperoleh laba bersih sebesar 160 miliar yen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu juga untuk produksi baru atau pembukaan pabrik baru, Nissan masih menutup diri. Nissan menghentikan sementara niatnya membangun pabrik di Maroko bersama-sama dengan partnernya Renault.
"Nissan akan melakukan penghentian sementara proyek di Tangier," ujar Ghosn seperti dikutip AFP. Tadinya pabrik yang terletak di sebelah utara Maroko ini akan dibuka pada tahun depan dan mulai berproduksi pada 2013 sebanyak 400.000 unit.Selain itu Nissan juga berencana melakukan PHK terhadap 20.000 orang karyawannnya di seluruh dunia.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu