"Wah rasanya seperti menaiki mobil Formula 1 beneran, dengan dukungan suara mesin yang mengaung dan vibrator yang menyebabkan getaran pada kemudi seakan saya terjun langsung ke sirkuit balap Formula 1. Pokoknya keren banget," ujarnya ketika ditemui di mal Pacific Place kawasan Pusat Bisnis Distrik Sudirman (SCBD), Jakarta, Rabu (24/12/2008)
Namun sayang, tidak semua kesenangan mobil F1 bisa dirasakannya. Ada yang kurang sedikit dengan mobil simulasi ini. Yakni tidak adanya getaran pada tempat duduknya. "Kalau itu terjadi juga, wah bisa tambah asyik tuh," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun hanya simulator, namun suara mesin yang terdengar dan vibrator yang terjadi pada kemudi seakan sangat meyakinkan seperti layaknya di sirkuit balap Formula 1, dan ternyata hal itu membawa kenikmatan tersendiri bagi penggemar olah raga balap mobil Formula 1 yang terkenal sebagai olah raga high class seantero dunia.
Simulasi F1 ini digelar The Royal Bank of Scotland (RBS) mulai 23 Desember 2008 β 4 Januari 2009 dengan memboyong mobil balap simulator F1, Williams Toyota FW30 yang diparkirkan di Mal Pacific Place kawasan Pusat Bisnis Distrik Sudirman (SCBD). Simulasi ini cukup mengundang banyak penggemar olah raga mobil F1 untuk melihat-lihat bahkan merasakannya.
"Siapapun bisa menaiki simulator F1 asli dan dilengkapi tiga layar monitor di depan kemudi," ujar Dessy safitri Masri selaku Head of Consumer Finance RBS.
Namun untuk menaiki simulator F1 ini tidak gratis, pengunjung harus melakukan transaksi sebesar Rp 500 ribu di merchant atau sebesar Rp 300 ribu di merchant RBS dengan menggunakan kartu kredit ABN AMRO (RBS) di Pasific Place Mall Jakarta.
Bagi penggemar yang tidak memiliki kartu kredit ABN AMRO atau RBS, bisa melakukan transaksi sebesar Rp 1 juta rupiah dengan metode pembayaran apapun di Pasific Place Mall Jakarta. "Tapi ingat tiket ini hanya untuk satu orang," tambah Dessy.
Simulator F1 ini tidak menggunakan arena simulasi sirkuit international Interlagos yang ada di Brazil ataupun sirkuit Silverstone yang ada di Inggris melainkan simulator F1 ini menyiapkan sirkuit sendiri untuk menambah penasaran penggunanya.
Simulator F1 ini bukan saja hanya simulator-simulatoran, melainkan simulator ini juga sebagai alat adu ketangkasan bagi penggunanya.
Kencang dalam berkendara ternyata sangat tidak efisien bila tidak didukung dengan teknik-teknik berkendara yang mumpuni dalam balap mobil Formula 1.
Nantinya akan dipilih 10 pengendara tercepat pada event ini, dan kesepuluh pengendara tercepat tersebut akan dihadapkan pada babak final yang akan di gelar pada akhir acara tepatnya tanggal 4 Januari 2009. (ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih