Sumitomo Suntik 2 Multifinance Rp 2,4 Triliun

Sumitomo Suntik 2 Multifinance Rp 2,4 Triliun

- detikOto
Senin, 22 Des 2008 16:01 WIB
Sumitomo Suntik 2 Multifinance Rp 2,4 Triliun
Jakarta - Untuk mempertahankan eksistensi dua anak perusahaannya Sumitomo Corporation Group mengucurkan dana segar hingga Rp 2,4 triliun bagi dua anak perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan yakni PT Oto Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto Finance (SOF) mulai tanggal 18 Desember 2008.

Suntikan dana segar itu terdiri dari tambahan modal sebesar Rp 1,2 triliun (untuk OTO sebesar Rp 360 miliar dan SOF sebesar Rp 840 miliar) serta fasilitas pinjaman kepada kedua perusahaan tersebut sebesar Rp 1,2 triliun.

Suntikan dana dan pinjaman dari Sumitomo Corporation Group ini dinilai akan
sangat membantu perkembangan pasar otomotif nasional."Tindakan ini sekaligus sebagai wujud komitmen Sumitomo Corporation Jepang kepada kedua anak perusahaannya yang tengah menjalankan bisnis pembiayaan otomotif di Indonesia," kata Muliawan Gunadi, Corporate Secretary PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance dalam siaran pers yang diterima, Senin (22/12/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai informasi, sampai dengan akhir November 2008 ini, OTO telah mengucurkan kredit mobil sebesar Rp 6,9 triliun. Sedangkan SOF telah memberikan kucuran pembiayaan kredit sepeda motor mencapai Rp 4,8 triliun.

Dan dengan tambahan modal tersebut, saat ini modal disetor dan agio OTO menjadi Rp 685 miliar, sehingga ekuitas perusahaan naik menjadi Rp 2,0 triliun.

Untuk tahun 2009 mendatang, Muliawan pun mengaku pihaknya akan tetap optimis menghadapi semua krisis.

"Karena menurut perkiraan kami, kondisi pembiayaan motor yang dilakukan oleh SOF akan tetap stabil di tahun depan, sementara untuk pembiayaan mobil yang dilakukan oleh OTO akan mengalami penurunan sesuai dengan penurunan daya beli mobil di tahun 2009," ujar Muliawan ketika di hubungi detikOto.

Pengucuran dana segar ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh Sumitomo Corporation Group, sebab, pada tahun 1998 pun perusahaan ini juga mengucurkan bantuan dana segar sebesar Rp 300 miliar kepada OTO, sehingga OTO dapat bertahan dan bahkan berkembang menjadi perusahaan pembiayaan otomotif terkemuka di Indonesia hingga saat ini. (syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads