Menanggapi hal ini Direktur FIF, Margono Tanuwijaya mengatakan, "Kami punya beberapa skenario penurunan untuk tahun depan, Kami akan coba hanya turun 15%," ucapnya disela-sela acara di Ciater, Subang, Jawa Barat pada Jumat (28/11/2008)
Mengacu pada skenario penurunan sebesar 15% tahun depan, perusahaan menargetkan setidaknya akan membiayai 750 ribu unit sampai 840 ribu unit sepeda motor di tahun depan."Kami akan coba hanya turun 15%," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya perseroan lebih selektif dalam pengucuran kredit, sehingga jumlah kredit baru pun berkurang. Penerapan manajemen yang beresiko ini dilakukan untuk menekan tingkat kredit macet (non performing loan/NPL) yang mungkin saja meningkat.
Hingga akhir tahun 2008, FIF menargetkan pembiayaan motor baru sebanyak 980 ribu unit. Sampai September, FIF telah melakukan pembiayaan 760.419 unit motor, naik 38,6% dari tahun sebelumnya sebanyak 548.611 unit.
Sedangkan untuk menghadapi masa sulit pada 2009, FIF akan menerapkan strategi baru, yaitu sistem pembiayaan yang lebih fleksibel. Dengan cara ini, FIF berharap dapat tetap memperluas pasar."Kita akan buat pembiayaan yang lebih lebih fleksibel. Jadi lebih terjangkau kalangan bawah," terang Margono.
(dro/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!