Siap-siap Nyicip Bensin Rp 5.500

Siap-siap Nyicip Bensin Rp 5.500

- detikOto
Jumat, 28 Nov 2008 16:49 WIB
Siap-siap Nyicip Bensin Rp 5.500
Jakarta - Mulai Senin 1 Desember 2008, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium akan diturunkan Rp 500 menjadi Rp 5.500 per liter. Penurunan ini sebagai dampak dari merosotnya harga minyak mentah dunia yang terus terjadi.

Dengan penurunan ini, harga bensin di Indonesia menjadi yang salah satu negara penjual bensin termurah bila dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia.

Berdasarkan data yang ditelusuri detikOto, Jumat (28/11/2008) harga Premium di Malaysia mencapai Rp 5.487 dan Solar Rp 4.371. Di Singapura harga Premium lebih mahal lagi yakni mencapai Rp 13.857, sedangkan Solar Rp 10.137.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga premium di Thailand sebesar Rp 8.091 sementara Solar Rp 7.161, dan Kerosin Rp 8.091. Sedangkan di Kamboja harga Premium mencapai Rp 11.439 dan Solar Rp 8.742.

Namun sayang, BBM jenis Solar dan Minyak Tanah tidak mengalami penurunan harga. Padahal, banyak masyarakat kelas menengah ke bawah yang sangat mengharapkan turunnya harga kedua bahan bakar itu.

Menko Perekonomian sekaligus Menkeu Sri Mulyani mengatakan hal ini terjadi karena perbedaannya dengan harga keekonomian masih tinggi.

"Yang ingin saya tekankan bahwa harga Premium dibandingkan dengan semua negara di kawasan masih yang termurah," ujarnya ketika pengumuman penurunan harga BBM beberapa waktu lalu.

Sementara itu, seperti dikutip Ditjen Migas ESDM, jika dibandingkan dengan harga BBM di AS, harga bensin di negara Barack Obama ini kini mencapai level terendah sejak tahun 2005, yaitu US$ 1,97 per galon atau US$ 0,5 per liter. Bila dikonversikan ke rupiah, harga tersebut sekitar Rp 6.373 per liter, tipis bedanya dengan harga BBM saat ini di Indonesia yang beberapa hari lagi sudah Rp 5.500 per liter. (ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads