Sudah Ngegas Pol, Honda CS-1 Masih Loyo

Konsultasi

Sudah Ngegas Pol, Honda CS-1 Masih Loyo

Andriyanto - detikOto
Minggu, 12 Jan 2014 10:54 WIB
Sudah Ngegas Pol, Honda CS-1 Masih Loyo
Jakarta -

Hallo detikoto, saya pengguna sepeda motor Honda CS-1 tahun 2008 dengan kilometer masih 26.000an dan selalu servis rutin, saya ingin bertanya kenapa gas sudah ditarik hingga rpm tinggi tetapi seperti tidak bisa meraih torsi puncak, bahkan rpm sudah melewati 6.000-10.000 tenaga tidak ada seperti melempem dan tidak ada akselerasi, padahal hentakan awal normal.

Hal ini sudah terjadi dua kali pada motor saya, kejadian pertama hanya berlangsung dua hari dan tiba saat rpm mencapai 6.000 terasa hentakan dari kedaan melempem sebelumnya menjadi normal bertenaga lagi.

Saya kira hal itu tidak akan terjadi lagi tetapi sekarang malah seperti itu lagi. Kira-kira ada harus diservis dibagian mana? Dan apa perawatannya agar tidak terulang lagi? Terima kasih

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban:

Hallo juga, salam detikOto

Langsung saja menjawab konsultasi dari Anda, kalo analisa saya gejala yang anda alami ini bisa di sebut kopling selip dimana pada saat RPM dinaikin tenaga tidak bertambah atau motor tidak bertambah kecepatannya.

Kopling selip ini bisa terjadi karena empat hal"

Pertama karena kampas kopling sudah aus/tipis, sehingga putaran mesin tidak dapat diteruskan ke poros roda transmisi dengan cepat, penyaluran tenaga ke roda belakang juga lambat, untuk mengetahuinya Anda perlu bongkar kampas kopling dan cek ketebalan kampas kopling yang kemungkinan sudah tipis. Untuk ketebalan standar adalah 3 mm, kalau hasil ukur di bawah 2,8 mm berarti harus diganti dengan yang baru.

Kedua, karena oli yang digunakan tidak bagus, sehingga bisa mengakibatkan kinerja kampas kopling juga menjadi selip karena gaya gesek kopling bisa dipengaruhi oleh koefisien gesek dari oli yang di pakai, apakah Anda pernah berganti oli mesin dari yang biasanya? Kalau iya hal ini kemungkinan penyebabnya.

Ketiga penyebab kopling selip karena per kopling lemah, sehingga pada saat handle kopling dilepas tekanan pegas kurang kuat sehingga kampas kopling tidak bisa lebih kuat menggigit plat kopling, solusinya ganti per kopling.

Analisis yang keempat adalah setelan handle kopling Anda terlalu keras, sehingga pada saat kopling dilepas masih ada tarikan dari kabel kopling sehingga membuat seakan-akan kopling masih tertarik dan menyebabkan selip kopling, solusinya stel handle kopling lebih longgar.

Demikian beberapa analisa dari saya, semoga dapat membantu problem Anda.

Terimakasih
Andriyanto – Bintang Motor

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads