Kemenhub Kumpulkan Pengemudi Teladan di Pemilihan Abdi Yasa Nasional

Kemenhub Kumpulkan Pengemudi Teladan di Pemilihan Abdi Yasa Nasional

Advertorial - detikOto
Jumat, 28 Sep 2018 00:00 WIB
Kemenhub Kumpulkan Pengemudi Teladan di Pemilihan Abdi Yasa Nasional
Peserta Pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Nasional 2018 berfoto bersama (Foto: Robi Setiawan/detikcom)
Jakarta - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar Pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Nasional 2018. Acara ini digelar sebagai wujud perhatian pemerintah kepada awak kendaraan angkutan umum yang memiliki peran vital dalam peningkatan keselamatan transportasi jalan.

"Kalau dulu kan namanya Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT), sekarang menjadi Pemilihan Abdi Yasa Teladan, artinya orang yang bekerja dengan semangat, penuh keihklasan, dan melayani," kata Direktur Pembinaan Keselamatan Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Mohamad Risal Wasal di sela-sela acara, Selasa (25/9/2018).

Acara yang digelar mulai 24-26 September 2018 dengan fokus lokasi di Hotel Lorin Sentul, Bogor ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari pengemudi angkutan umum, seperti angkot, bus antarkota, taksi, travel, juga truk angkutan barang. Peserta yang hadir merupakan juara yang mewakili daerah-daerah di provinsinya masing-masing, yang sebelumnya telah dilakukan proses seleksi.

"Penilaiannya ada psikotes, ada tertulisnya, ada kemampuan dalam undang-undang dari sisi keselamatan, kemampuan dalam kompetensinya dalam melakukan pekerjaannya sebagai Abdi Yasa Teladan," jelasnya.

Kemenhub Kumpulkan Pengemudi Teladan di Pemilihan Abdi Yasa NasionalPeserta Pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Nasional 2018 menyimak penyampaian materi dari Direktur Pembinaan Keselamatan Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Mohamad Risal Wasal (Foto: Robi Setiawan/detikcom)

Sebelum ditentukan yang terpilih menjadi Abdi Yasa Teladan Nasional, para peserta diajak mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari pembekalan dalam hal keselamatan berkendara, hingga berkunjung ke berbagai lokasi yang berhubungan dengan keselamatan berkendara.

"Hari ini kita menambah kompetensi mereka, kita bawa mereka ke tempat-tempat percontohan pengujian untuk mengetahui apa sih yang diuji, kenapa diuji ini. Kenapa kita harus menguji rem, kolong-kolong, lampu dan persyaratan kendaraan laik jalan. Mereka bebas bertanya apapun di sana," jelasnya.

Pada kesempatan ini, Risal juga berharap peserta yang hadir bisa bangga dengan profesinya sebagai pengemudi. Menurutnya tugas pengemudi mulia, karena bukan hanya mengantarkan penumpangnya ke tujuan, namun juga dengan keadaan selamat.

"Kami ini sedang mengingatkan agar orang itu bangga jadi pengemudi. Bahwa pengemudi itu bukan pekerjaan sampingan atau tambahan, melainkan profesi yang bisa dibanggakan karena banyak amanah di situ," katanya.

Lebih lanjut, melalui acara ini Risal berharap para peserta bisa menyampaikan ilmu yang didapat kepada rekan-rekan di daerahnya masing-masing.

"Ke depannya mereka jadi agen kita. Kita harap virus-virus kebaikan yang kita tularkan itu bisa ditularkan lagi ke teman-temannya. Diharapkan mereka bisa mengajak teman-temannya untuk berlaku safety," harapnya. (adv/adv)

Berita Terkait