Setelah sukses dengan DRE 1, PT. Nissan Motor Indinesia (NMI) kembali menggelar petualangan yang menantang ini. Tahun lalu, Datsun GO+ Panca berhasil melewati lebih dari 15 ribu km tanpa ganti mobil dan menjadi produk LCGC pertama yang keliling Indonesia. Di DRE 2, Datsun akan kembali mengunjungi daerah-daerah baru dan memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah tersebut.
![]() |
DRE 2 sudah berlangsung beberapa etape. Para risers terkejut sekaligus terpukau dengan performa mobil Datsun yang maksimal karena tangguh di jalan. "Tiga hari ini jalan-jalan sama mobil Datsun, keren banget mulai dari mesinnya, dari daya tahannya. Jalanan tidak selalu mulus dan mendaki, semua medan bisa dilalui. Keren banget, dan ini kita alami sendiri, mau berlubang, tikungan tajam tidak goyang," ujar Sandra, riser yang mengikuti DRE 2 di Malang.
Hal yang sama juga diyakini oleh riser lainnya, yakni Hilman. "Tarikan pertama mobil Datsun itu cukup mengangkat, sebelumnya cuma membayangkan saja kini bisa aku rasain langsung," tukasnya. Untuk kelas LCGC, Datsun diyakini bisa melewati medan yang curam dengan baik. "Dibawa track tanjakan, batu-batuan juga masih oke, orang bilang Datsun kurang performanya, tapi ternyata tidak. Gigi tiganya saja bisa sampai 100 km/jam," ucap Lucky Santosa, riser asal Jakarta.
![]() |
DRE 2 hadir mengangkat tema 'Do More Explore More'. Di tahun ini, gelaran DRE berbeda dengan tahun lalu karena akan mengangkat sosok lokal inspiratif yang membanggakan nama Indonesia. Sosok lokal yang diangkat adalah sosok yang memberikan pengaruh baik terhadap pelestarian budaya, pengembangan ekonomi, dan perbaikan kualitas pendidikan. Risers juga akan diajak untuk fokus mengeksplorasi satu daerah dan berinteraksi dengan masyarakat melalui pesta rakyat Datsun dan kegiatan CSR.














































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin
Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3