Ini pelajaran berharga bagi pabrikan mobil sebelum mengklaim soal tingkat konsumsi bahan bakar dari mobil-mobil buatannya. Akibat tak akurat memberikan informasi itu, Hyundai dan KIA harus membayar denda sebesar US$ 100 juta atau sekitar Rp 120 miliar kepada Badan Perlindungan Lingkungan Amerika (EPA).
Produsen mobil Korea Selatan itu akhirnya setuju untuk membayar kompensasi kepada konsumen atas perbedaan taksiran konsumsi bahan bakar. "Perbedaan tersebut ditemukan EPA pada 2012," bunyi pernyataan EPA seperti dilansir seperti dilansir laman CNN, Selasa (4/11/2014).
Sebelumnya, kedua pabrikan itu menempelkan stiker hasil tes konsumsi bahan bakar di mobil Hyundai Accent, Elantra, Veloster and Santa Fe, KIA Rio, dan Soul. Angka tersebut merupakan hasil tes yang dilakukan di internal mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, CEO Hyundai Motor Amerika, David Zuchowski, mengatakan pihaknya bisa menerima hukuman denda itu.
"Hyundai telah bertindak transparan, dan memberikan ganti rugi kepada pemilik mobil yang terkena dampak. Dan Hyundai bekerjasama sepenuhnya dengan EPA dalam proses investigasi," paparnya.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ngamuk Ditegur Lawan Arah, Pemotor di Lebak Bulus Pukul Penegur!
Viral Ertiga Lawan Arah di Jakpus, Ditegur Malah Rasis dan Mukul!
Shell, BP, Vivo Siap Jualan Bensin Lagi, Stok Mulai Tersedia