tidak hanya diterima di Indonesia, tapi sudah merambah ke manca negara
seperti Afrika hingga Malaysia.
"Selain di beberapa daerah di Indonesia, juga dipasarkan ke Afrika dan
Malaysia," ujar Presiden Direktur PT Fin Komodo Teknologi di sela
acara pameran Indonesia International Auto Parts, Accessories and
Equip Exhibition (INAPA) 2014 di Surabaya, Kamis (28/8/2014).
Ia menceritakan, sejak resign dari IPTN (industri pesawat terbang
nusantara) pada 2004, pria kelahiran kota Soto Lamongan ini melakukan
riset Komodo. Sekitar 2005 melakukan riset pasar. Pada Tahun 2006
mulai riset desain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
generasi I. 2008 melakukan tes Komodo generasi I dan terus
menyempurnakan generasi II, generasi III hingga 2011 menciptakan
generasi IV yang diproduksi secara massal pada 2012 di Cimahi, Jawa
Barat.
"Sudah ratusan unit kita produksi. Rata-rata setiap tahunnya
memproduksi 100 unit," terangnya sambil menambahkan bahwa Komodo
merupakan satu-satunya paten asli Indonesia.
"Ini kendaraan yang memang didesain untuk daerah pedalaman, daerah
tertinggal. Juga untuk kawasan perkebunan, pertambangan, peternakan
atau kawasan yang suit dijangkau dengan kendaraan biasa," tandasnya.
(roi/ady)












































Komentar Terbanyak
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk