"Sampai per 17 Maret datanya itu sekitar 1.500 unit yang kita panggil dan diperiksa. Tapi hanya 463 unit yang harus diganti part yang bermasalah, sisanya hanya diperiksa saja dan tidak perlu diganti," terang Head of Technical Service Departement (TSD) Taryudin di Jakarta.
Taryudin menambahkan, semua konsumen yang dipanggil itu sama sekali tidak dikenakan biaya sedikitpun, bahkan mereka diberikan voucher sebesar Rp 250.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi jika Anda pemilik Honda CB150R StreetFire di wilayah Jakarta dan Tangerang dan belum sempat memeriksakan motornya diharapkan untuk segera mendatangi diler resmi Honda atau AHASS.
Sebelumnya, GM Technical Service Division AHM, Wedijanto Widarso menjelaskan pemeriksaan pada beberapa motor sport CB150R StreetFire karena ada kerusakan di bagian monosok tepatnya pada pro link. "Pemegang monosok, itu Pro-Link-nya, dudukan suspensi," kata Wedijanto.
Konsumen yang mendapat surat panggilan diharapkan Honda segera datang ke diler resmi Honda untuk dilakukan pengecekan.
Jika ada komponen swing arm yang bermasalah maka akan diganti dengan yang baru, namun kalau tidak ada masalah berarti dipastikan swing arm tersebut aman. Lama pengecekan ini memakan waktu sekitar 1,5 jam.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk