Rabu, 30/09/2009 17:51 WIB
Syarat AISI Bagi TVS
Muhamad Ikhsan - detikOto

Pabrik TVS (Syu)

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum AISI, Gunadi Sindhuwinata ketika dihubungi detikOto.
Gundai menegaskan jika dirinya tidak sembarangan menetapkan produsen roda
dua yang bermain di Indonesia menjadi anggota AISI.
Gunadi sendiri sangat selektif terhadap bakal calon (balon) anggota AISI. "Apa yang kita inginkan tentunya anggota AISI dapat bekerjasama di industri motor Indonesia," kata Gunadi.
Untuk itu lanjut Gunadi, kita mencari produsen sepeda motor yang berkompeten dalam menjalankan bisnisnya di Indonesia dan tidak hanya mengambil keuntungan berbisnisnya.
"Yah kita harus selektif dong, dan mencari mana yang lebih kompeten. Tapi bagaimana pun juga harus melihat suatu keharusan dari pihak AISI, dan kita tidak mau berdasarkan laporan saja. Harus cek lapangan," tegasnya.
Persyaratan utama yakni produsen harus memiliki tempat produksi di dalam negeri yang meliputi perakitan engine, painting dan assembling.
"Mereka harus punya semua itu. Kita tidak ingin mempunyai industri roda dua yang asal-asalan," cetusnya.
Salah satu produsen motor yang sudah mengajukan niat untuk bergabung adalah produsen motor India, TVS Motor Company.
Jika pengajuan TVS Indonesia disetujui, PT TVS Motor Company Indonesia pun ternyata sudah memiliki rencana untuk meningkatkan kapasitas lokal konten sepeda motornya hingga 80 persen.
"Saat ini kandungan lokal konten kita sudah mencapai 50 persen, kedepannya kita berencana akan meningkatkan hingga 80 persen," imbuh Corporate Communication TVS Nurlida Fatmikasari.
TVS pun, lanjutnya sudah melengkapi beberapa persyaratan yang ditentukan oleh pihak AISI.
"Kita sudah benar-benar siap dengan syarat yang ditentukan AISI, saat ini kita sedang nunggu proses ke arah itu," kata Mieke, panggilan akrab Nurlida.
Menurutnya, beberapa persyaratan seperti pabrik rakitan di Indonesia dan
ketentuan lainnya di dalam negeri sudah direncanakan dengan sangat matang oleh PT TVS Indonesia.
"Sebut saja pabrik, kita sudah dirikan di dalam negeri. Selain itu ada beberapa persyaratan lainnya yang sudah kita penuhi," ujar Mieke.
Mengenai pengajuan anggota itu, Gunadi menambahkan pengajuan keanggotaan TVS saat ini dalam tahap proses, tetapi waktu sedikit tertunda akibat libur hari raya idul fitri. "Proses agak tertunda akibat libur panjang," ungkap Gunadi.
Namun, seperti diungkapkan Gunadi tadi, TVS haruslah memenuhi beberapa persyaratan bila ingin menjadi anggota AISI.
Selain itu pihak TVS juga harus menguntungkan dengan cara menciptakan lapangan pekerjaan, membayar pajak kepada pemerintah dan ikut mengembangkan pasar motor domestik bersama anggota AISI lainnya.
( ikh / ddn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui Forum Otomotif di Detik Forum
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Rafika di rafika@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.506).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Rafika di rafika@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.506).
Forum detikOto
- Asuransi autocillin - sol... mursidi123
- Bingung Pilih Asuransi Mo... mursidi123
- TANYA: antara KIA CARENS ... ronitoxid
Berita Lain
-
Senin, 23/11/2009 15:46 WIB
Acungan Jempol untuk Mobil Listrik ITS
-
Senin, 23/11/2009 15:07 WIB
Naik Moge, Raffi Ahmad Dilirik Nenek-nenek
-
Senin, 23/11/2009 14:10 WIB
Honda Nova
Terinspirasi dari Speed Racer
-
Senin, 23/11/2009 13:51 WIB
Modifikasi Rp 350 Juta Ala Anak Sekolah
-
Senin, 23/11/2009 13:19 WIB
Harga Mobil Listrik EV-ITS Rp 57 Juta
Indeks Berita






